Loading...
Minggu, 09 Januari 2011

Mengapa Ikan Naga Bawah Laut Mampu Mengeluarkan Cahaya?

Nama Ilmiah : Grammatostomias flagellibarba
Ukuran            : 15 cm (4-6 inchi)
Habitat            : Lautan tropis
Kedalaman     : 5.000 kaki diatas permukaan laut

Ikan naga bawah laut atau kadang-kadang dikenal sebagai dragonfish scaleless, adalah predator ganas yang hidup di kedalaman samudera dunia. Ikan naga bawah laut memiliki gigi sangat besar dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Ada beberapa spesies yang berbeda dari ikan naga atau dragonfish. Semuanya sangat mirip dalam penampilan, terutama penampilannya yg mengerikan.

Ikan naga bawah laut merupakan salah satu dari banyak spesies ikan laut dalam yang dapat menghasilkan cahaya sendiri melalui proses kimia yang dikenal sebagai bioluminescence. Cahaya ini diproduksi oleh organ khusus yang dikenal sebagai photophore. Ikan ini menggunakan cahayanya di perairan dalam yg gelap untuk menarik mangsa dan bahkan untuk sinyal menarik pasangan potensial. Dragon fish memiliki kepala besar dan dilengkapi dengan banyak gigi tajam mengerikan. Ia juga memiliki sungut panjang dikenal sebagai "jenggot" yg melekat pada dagunya. Di ujung sungutnya terdapat photophore yg mampu memproduksi cahaya. Dragonfish ini juga memiliki photophores sepanjang sisi tubuhnya. Organ-organ ini cahaya dapat digunakan untuk sinyal dragonfish lain selama musim kawin. Ini juga dapat difungsikan untuk menarik ikan yg dijadikan santapan.
Dragonfish ini dapat menggunakan cahaya janggutnya sebagai umpan pancing. Dengan cahaya yg bisa berkedap-kedip ini, mereka dapat menarik perhatian dari mangsanya seperti ikan kecil. Setelah ikan yang tidak curiga berada jarak yg cukup dekat, dragonfish baru akan menyergap ikan tersebut dg rahang kuatnya. Gigi dragonfish yg besar membatu mereka untuk menggigit mangsanya saat berburu di lautan dalam yg sangat gelap. Makanan utamanya adalah ikan kecil dan udang atau apapun yg dapat mereka temukan. Karena banyak juga pemangsa lain yg mampu menghasilkan cahaya sendiri, dragonfish akan bersembunyi dari predator itu setelah mereka memamakan mangsanya. Dinding perutnya berwarna hitam membantunya untuk menyembunyikan cahaya sementara makananan akan dicerna.

Reproduksi
Karena mereka tinggal di perairan sangat dalam, sangat sedikit yang diketahui tentang kebiasaan kawin dragonfish. Hal ini diyakini bahwa mereka bertelur secara eksternal, yang berarti bahwa betina mengeluarkan telur ke dalam air yang akan dibuahi oleh sperma jantan. Kemudian telur mengapung ke permukaan di mana mereka tetap sampai menetas. Setelah telur menetas, larva kecil yang ditinggalkan untuk menjaga diri mereka sendiri sampai mereka bisa mencapai kematangan. Setelah dewasa, mereka kembali ke laut dalam menghabiskan sisa hidup mereka. Tidak banyak yang diketahui tentang masa hidup dragonfish tersebut.


Reaksi: 

Bintang:

{[['']]}

Sukai:

Bagikan:

5 komentar:

 
TOP