Loading...
Rabu, 02 Juni 2010

Apatosaurus = Brontosaurus

Sering orang mengucapkan nama dinosaurus brontosaurus. Namun sebenarnya nama Brontosaurus sudah tidak berlaku lagi. Namanya kini sudah berganti menjadi Apatosaurus. Ini berawal dari ekspedisi yg dilakukan oleh Othniel Charles Marsh (1832-1899), seorang Professor paleontologi di Universitas Yale.

Pada 1877, Marsh menemukan fosil spesies sauropod (dinosarus berleher panjang) baru, kemudian fosil hewan itu dipublikasikan dengan nama Apatosaurus ajax (apatosaurus = kadal tak berkepala). Fosil yg ditemukan Marsh itu tidak lengkap. Dua tahun kemudian, Marsh menemukan fosil sauropod lain yg lebih lengkap lalu dia menamai spesies tersebut dengan genus baru, yaitu Brontosaurus excelsus (brontosaurus = thunder lizard/kadal petir) .




Tidak sampai 1902, paleontologis Elemer Riggs memeriksa ulang spesies yg ditemukan Marsh, kemudian dia menunjukkan bawa Brontosaurus dan Apatosaurus adalah berasal dari satu genus yg sama. Dan berdasarkan aturan nama saintifik ICZN (International Commission on Zoological Nomenclature), nama yg pertama diberikan pada spesies yg ditemukan akan menggantikan nama-nama lainnya, maka nama Apatosaurus-lah yg dipakai sampai sekarang ini. Spesies Brontosaurus excelsus yg ditemukan Marsh pun berubah namanya menjadi Apatosaurus excelsus.

Tahun-tahun berikutnya, jenis-jenis Apatosaurus baru ditemukan, seperti Apatosaurus louisae (1915), Apatosaurus parvus (1994), dan Apatosaurus yahnahpin (1994). Apatosaurs memiliki panjang rata-rata 23 m dengan bobot 25 ton, mereka hidup di akhir Zaman Jurassic (150 juta tahun yg lalu).



Reaksi: 

Bintang:

{[['']]}

Sukai:

Bagikan:

0 komentar:

Posting Komentar

 
TOP