Loading...
Rabu, 09 Juni 2010

Perbedaan Jaguar Dan Leopard (Macan Tutul)



Dari kedua gambar kucing besar ini, bisakah Anda menyebutkan yg mana jaguar dan yg mana leopard (macan tutul)?

Memang sekilas kedua gambar kucing besar itu tampak sama. Sebenarnya kedua kucing itu berbeda spesies, gambar yang atas adalah leopard/macan tutul (Panthera pardus) dan yg bawahnya adalah jaguar (Panthera onca). 

Jika diperhatikan secara seksama terdapat motif totol yg berbeda dari kedua gambar tersebut. Bentuk totol pada jaguar terdapat titik kecil ditengahnya, sementara motif totol pada leopard kosong (tanpa titik ditengahnya). Totol pada jaguar lebih besar, lebih sedikit dari segi jumlahnya, (umumnya) lebih gelap, dan memiliki garis totol yg lebih tebal daripada leopard. Totol ini berfungsi sebagai kamuflase.
jaguar

leopard
Sementara dari segi fisiknya pun berbeda, jaguar lebih besar dan kokoh daripada leopard. Jaguar memiliki panjang 1.6-1.8 m dengan berat mencapai 160 kg, sementara lepoard 91 cm - 1,9 m dengan berat mencapai 90 kg.

Perbedaan lainnya adalah habitatnya. Leopard hidup di daerah pegunungan, savana, hutan, dan gurun dengan penyebaran Afrika dan Asia (termasuk Indonesia). Sementara Jaguar hidup di daerah hutan hujan dengan penyebaran di Mexico dan Amerika Selatan. Jaguar tidak takut air seperti Harimau.

MACAM
Leopard dan Jaguar ada yg berwarna hitam/melanistik, yaitu macan kumbang/black leopard dan jaguar hitam. Baik black leopard ataupun jaguar hitam, keduanya sering dikenal sebagai black panther atau panther saja. Populasi yang berwarna hitam lebih sedikit daripada bentuk bertotol. Walaupun berwarna hitam, sebenarnya di tubuhnya masih tampak bentuk totol-totolnya dengan ciri khas masing-masing. Warna hitam ini menyulitkan untuk berkamuflase.
Warna hitam pada kucing besar dikategorikan "Black-Panther", yaitu jaguar dan leopard. Tetapi dikabarkan ada juga warna hitam pada puma (Puma concolor).

Meski berwarna hitam, black leopard ataupun jaguar hitam tetap memiliki totol-totol yang tersamar. Tetapi kalau puma yang dikabarkan berwarna hitam pastinya tidak memiliki totol.
jaguar hitam
black leopard
Leopard memiliki banyak sub spesies, diantaranya leopard Jawa (P. p. melas), leopard Sri Lanka (P. p. kotiya), leopard Arab (P. p. nimr), dan leopard Afrika (P. p. pardus) . Kata "Leopard" juga mengacu pada kucing lainnya yang bukan dari Panthera pardus. Diantaranya macan tutul salju/snow leopard (Uncia uncia atau Panthera uncia), macan dahan/clouded leopard (Neofelis nebulosa), macan dahan borneo/Bornean Clouded Leopard (Neofelis diardi).




Reaksi: 

Bintang:

{[['']]}

Sukai:

Bagikan:

14 komentar:

  1. leopard Jawa (P. p. melas)-penyebarannya di mana saja?

    BalasHapus
  2. Leopard Jawa hanya terdapat di Pulau Jawa, leopard jawa merupakan salah satu satwa identitas Jabar. Sebagian besar populasi leopard jawa dapat ditemukan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, meskipun di semua taman nasional di Jawa dilaporkan pernah ditemukan hewan ini, mulai dari Ujung Kulon hingga Baluran.

    BalasHapus
  3. oh iya, leopard jawa juga dikabarkan ada di sekitar lereng gunung merapi..

    BalasHapus
  4. Menarik...
    Anda bisa menulis tentang "kucing besar" lainnya yang ada di Indonesia (endemik) seperti macan/harimau Bali yang telah punah. Paling tidak ini akan menambah wawasan kita semua untuk tidak merusak "habitat mereka" akibat keserakahan manusia.
    Good job.

    BalasHapus
  5. mari jaga populasi mereka khususnya macan kumbang yang tersebar di jabar. agar tidak terjado kepunahan seperti harimau bali yang tinggal belangnya saja

    BalasHapus
  6. macan tutul jawa harus terus lestari agar kelak bisa dilihat oleh anak cucu kita natinya...bukan cuma dari cerita ataupun gambar....

    terimakasih telah berkunjung :)

    BalasHapus
  7. hhhmmm itu toh...
    baru tau ane.. :)

    BalasHapus
  8. mantap penjelasannya, saya sangat suka kucing besar, tapi ga berani miaranya :-d :-d :-d

    BalasHapus
  9. Sebagai informasi.
    Sebenar nya tugas generasi sekarang utk menjaga agar mereka tidak punah mesti dengan action. Kebanyakan orang kita hanya berpikir utk tidak memburu nya. Dg tidak memburu (dan membunuhnya) berarti sudah ikut melestarikan mereka. Padahal sebenarnya tidak cuma itu. Kita sebagai generasi muda yang benar2 ingin melestarikannya, mesti memikirkan bagaimana cara nya bisa mengembang biakkan mereka. Karena kita tau jumlah mereka semakin sedikit. Jadi kepada saudara2 yang mempunyai pengetahuan mengenai biologi dan perkembang biakan (misal dokter hewan) dan juga mempunyai akses untuk menjangkau hewan langka tersebut (di tempat perlindungan satwa) diharapkan bisa bekerja keras utk bisa mengembang biakkan mereka (dg inseminasi buatan atau sejenis nya). Kalau menunggu mereka melakukan perkembang biakan alami, mungkin terlalu lama, jangan2 keburu mereka mati tua atau terbunuh.

    BalasHapus
  10. ga semua harimau takut air, harimau Sumatra & harimau Bengal (India) senang sekali berendam di air, ini disebabkan oleh karena tebal bulu harimau Sumatra & harimau Bengal (India) lebih tebal dibanding harimau lainnya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang harimau gak takut air. kan saya menulis kalau jaguar itu tidak takut air seperti Harimau.

      Hapus
  11. Kalimantan juga ada jngn kira cuma jawa

    BalasHapus
  12. Menarik sekali brother.. Mungkin bisa juga menulis tentang Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica)... Ayo gabung facebook : Sahabat Hariamau dan Alam Liar. Kita bisa saling bertukar pikiran tentang kehidupan satwa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nyari referensinya susah. tapi harimau jawa sebenarnya sama saja dg harimau panthera tigris lainnya, cuma memang subspesies ini adalah yg paling kecil scr ukuran.

      Hapus

 
TOP