Loading...
Minggu, 10 Oktober 2010

Kepunahan Dinosaurus: Teori Gagal Berkembang Biak

Meskipun berpendapat sama, bahwa perubahan mendadak iklim dingin menyebabkan kepunahan dinosaurus, namun proses dugaannya tidak sama. Kurang lebih 70 juta tahun silam, antara lautan kutub utara dengan samudera lainnya sama sekali terpisahkan menyeluruh oleh daratan, dan dalam hari-hari terakhir air laut yang asin itu berangsur-angsur menjadi air tawar oleh karena efek dari berbagai macam faktor.

Setelah tiba 65 juta tahun silam hingga sekarang, “tanggul” yang memisahkan lautan kutub utara dengan samudera lainnya tiba-tiba saja bobol. Sejumlah besar air di lautan kutub utara yang berubah menjadi ringan karena penawaran mengalir ke samudera lainnya.

Oleh karena suhu air di lautan kutub utara sangat dingin, maka air dingin “luapan luar” tersebut membentuk selapisan arus dingin, sehingga suhu air laut di samudera dengan cepat turun kurang lebih 20 derajat.

Turunnya suhu di samudera memberi dampak serius pada iklim di daratan, sehingga udara di atas langit daratan menjadi dingin. Pada saat yang sama, kandungan uap air di udara juga dengan cepat berkurang, mengakibatkan kekeringan menyeluruh di atas daratan sehingga punahlah dinosaurus itu.

Beberapa ilmuwan menemukan, kulit telur dinosaurus cenderung berubah menjadi tipis menjelang akhir Zaman Cretaceous sebelum dinosaurus punah. Ini menunjukkan sebagai efek akibat adanya perubahan iklim yang mendadak.
Fosil telur Velociraptor
Telur velociraptor
Ahli paleontologi Taiwan juga menemukan, di antara telur dinosaurus yang dihasilkan di sejumlah lokasi fosil, lubang udara pada sejumlah kulit telur dinosaurus yang hampir mendekati masa punah itu lebih sedikit dibanding kulit telur dinosaurus pada masa lainnya, ini sangat mungkin berhubungan dengan iklim yang berubah menjadi dingin dan kering.

Suatu perubahan iklim mendadak mempengaruhi telur dinosaurus dan mengakibatkan dinosaurus gagal berkembang biak dan akhirnya punah.
Semua gejala di atas menunjukkan, dinosaurus pada masa akhir zaman kapur telah mengalami gangguan yang serius dalam proses penetasan telur, karenanya terjadilah kegagalan perkembangbiakan. Sejumlah peneliti dinosaurus dengan berdasarkan hal tersebut, berpendapat bahwa kegagalan tersebut kemungkinan besar merupakan sebab pokok kepunahan dinosaurus.



Reaksi: 

Bintang:

{[['']]}

Sukai:

Bagikan:

0 komentar:

Posting Komentar

 
TOP