Loading...
Sabtu, 01 Mei 2010

Mamalia Beracun

Platypus (Ornithorhynchus anatinus) adalah mamalia unik, tergolong  hewan monotremata (mamalia bertelur) dan juga merupakan satu dari sedikit mamalia yang memproduksi racun. Baik jantan atau betina, keduanya memiliki sepasang taji yang terdapat di belakang tungkainya. Pada pejantannya taji tersebut dapat mengeluarkan racun yang walaupun cukup menyakitkan, racun ini tidak berbahaya untuk kebanyakkan hewan.
  
psyduck merupakan tokoh platypus dalam cerita pokemon

Racun pada hewan yang dikartunkan pada tokoh psyduck (dalam cerita pokemon) ini berasal dari suatu kelenjar crural yang terdapat pada hewan jantan saja, yang mana ginjalnya membentuk kelenjar alveolar yang berada diatas paha dan tersambung dengan dinding saluran tipis menuju taji calcaneus do belakang tungkainya. Platypus betina, sama seperti echidna, tajinya belum memiliki perkembangan lebih dan kelenjar cruralnya sama sekali tidak berfungsi. Taji ini normalnya letaknya berlawanan dengan tungkainya namun jika diperlukan tungkai ini dapat dirubah posisinya.



Kelenjar crural memproduksi suatu racun yang berkomposisi lebih dari 250 unsur kimia berbeda dilengkapi juga dengan empat toxin utama. Unsur-unsur kimia berbeda dalam racun itu memiliki kemampuan untuk menurunkan tekanan darah hingga menimbulkan rasa sakit dan meningkatkan aliran darah yang keluar berasamaan dengan luka. Pembekuan darah pernah dilihat dalam suatu eksperimen di labolatorium. Walaupun cukup kuat untuk membunuh hewan-hewan kecil, pada manusia racunnya tidak mematikan.


Reaksi: 

Bintang:

{[['']]}

Sukai:

Bagikan:

0 komentar:

Posting Komentar

 
TOP