Loading...
Selasa, 18 Mei 2010

Para Pemburu Fosil

Fosil ditemukan pada zaman Yunani kuno. Namun pada abad ke-18, pencarian dan ketertarikan fosil mulai berkembang. Abad ke-19 telaah fosil pun menjadi mengalami kemajuan pesat. Orang-orang berikut ini adalah para pengumpul, pemburu, dan peneliti fosil.

RICHARD OWEN (1804-1892)

Richard Owen adalah orang pemberi nama Dinosauria (dinosaurus) pada kelompok reptil besar yang dianggapnya berbeda dengan reptil lain. Saat Owen menggabungkan fosil hewan yang saat itu ditemukan (Megalosaurus, Iguanodon, dan Hylaeosaurus), ia mengatakan hewan ini adalah dinosauria. Kata itu berasal dari dinos yang berarti “menakutkan” dan sauria artinya “kadal”. Selain itu, ia juga telah banyak memberi nama dan mengelompokkan berbagai jenis dinosaurus. Ia merupakan orang yang tidak setuju dengan teori evolusi Charles Darwin. 




HENRY FAIRFIELD OSBORN (1857-1935)


Osborn lahir pada 8 Agustus 1857 di Fairfield, Connecticut, dan belajar pada Princeton Universitas. Gelar professor biologi dan professor ilmu hewan didapatkanya di Universitas Columbia pada tahun 1896. Di Museum Sejarah Alam Amerika, banyak koleksi yang ia dapatkan, salah satunya adalah koleksi fosil yang terbaik di dunia. Osborn menemukan dan memberi nama banyak fosil, seperti Ornitholestes (ditemukan pada 1903), Tyrannosaurus (1905), Pentaceratops (1923), dan Velociraptor (1924).

Ia membuat group pemburu fosil dan menjadi pemimpin dalam ekspedisinya di Amerika, dimana salah satu anggotanya adalah Roy Chapman Andrews dan Charles R. Beri.



EDWAR DRINKER COPE (1849-1897)

Ia adalah seorang paleontolog yang terkenal sebagai saingan Ornithel Marsh. Mereka sama-sama menemukan danm memberi nama dinosaurus yang mereka temukan di Amerika Utara. Edwar Drinker Cope dikenal sebagai pemberi sumbangan besar dalm berbagai masalah zoologi dan paleontologi. Selama masa hidupnya ia telah menerbitkan sebanyak 1.400 laporan ilmiah dan buku. Cope juga telah memberi nama hampir 1000 jenis fosil. Pada usia 6 tahun, Cope sudah mempelajari susunan mata Ichthyosaurus. Koleksi fosilnya di simpan di “Museum of Natural History” di Amerika.



 GEORGES CUVIER BARON (1769-1832)
Baron adalah seorang ahli anatomi dan zoolog asal Prancis. Ia menunjukkan bagaimana fosil-fosil hewan dapat direkrontruksi hanya dari beberapa tulang saja. Baron adalah orang yang membantu penemuan-penemuan fosil Mante





GIDEON MANTELL (1790-1852) 
Mantell adalah seorang dokter  dan ahli fisika dari Inggris. Awal tahun 1820, saat Mantell sedang melakukan praktek kerja, isteri Mantell menemukan fosil gigi aneh di halaman rumah. Setelah diperiksa, ternyata fosil itu mirip dengan gigi iguana Amerika Selatan. Mantell pun memberi nama hewan ini Iguanodon, yang artinya gigi iguana. Saat fosil cukup lengkap ditemukan, Mantell menyusun kerangka fosil ini berbeda dengan iguanodon sesungguhnya. Ia juga penemu fosil Hylaeosarus dan Pelosaurus.



















JOHN WOODWARD (1665 - 1728)
Woodward lahir di Derbyshire. Pada umur 16 tahun ia pergi ke London,  berguru pada Dr. Petrus Barwick, Dokter ke Charles II. Pada 1692 ia juga menerima gelar profesor dari Universitas Gresham. Ketertarikannya adalah pengetahuan dalam bidang sejarah alam bumi dan bebatuan. Hal ini telah membuatnya melakukan penelitian di berbagai tempat.

Ia adalah seorang professor dalam bidang kedokteran asal Inggris. Diangkatnya sebagai professornya di dapat pada tahun 1692. Ia mengumpulkan berbagai objek alam, termasuk fosil. Sampai sekarang koleksi fosilnya masih bisa dilihat di University of Cambrige.



MARY ANNING (1799-1847)

Lahir di kota kecil Inggris Selatan, Lyme. Ketika ayahya meninggal karena tebese pada tahun 1810, keluarga Anning keluarga benar-benar kehilangan tulang punggung keluarga. Mary dan saudaranya Joseph mulai melakukan usaha untuk mencukupi kebutuhan hidup setelah ditinggalakan ayahnya. Mengumpulakan fosil adalah jalan keluarnya.

Penemuan pertama Marry adalah saat usianya baru 11 tahun. Mary menemukan kerangka lengkap reptil air, Ichthyosaurus pada tahun 1811. Penggalian berikutnya ia menemukan fosil lengkap Plesiosaurus. Dengan menjual fosil-fosi buruannya, Mary mampu mencukupi kebutuhan hidupnya. Seiring perjalanan waktu, Mary pun menjadi orang yang terkenal dari para pemburu fosil profesional Inggris.



WILLIAM BUCKLAND (1784-1856)
Lahir pada tanggal 12 Maret 1784 di Axminster, Devonshire, Inggris, Buckland adalah seorang pemburu fosil, dosen di Oxford, dan pastor. Walaupun dirinya adalah seorang pendeta, William akan menghabiskan waktunya untuk melakukan penelitian ilmiah saat sedang tidak memimpin ibadat. Kebanyakkan fosil yang ditemukannya berasal dari laut, seperti kerang dan reptil-reptil laut. Walau begitu ia melakukan penelitian dari salah fosil satu karnivora Zaman Jurassic, Megalosaurus. Megalosaurus menjadi dinosaurus karnivora yang pertama kali ditemukan. Dinosaurus ini ditemukan pada 1819 dan baru ia namai pada 1824. Selain ini, beliau juga banyak kontribusinya dalam bidang geologi dan paleontologi, seperti penemuan fosil tulang dan gigi gajah, badak, dan kudanil purba yang ditemukannya di gua Kirkdaie pada tahun 1821,  juga penemuan koporit (feces yang telah menjadi fosil).

ROY CHAPMAN ANDREWS (1884–1960)
Roy Chapman Andrews lahir pada 26 Januari 1884 di Beliot. Saat masih kecil, ia suka bermain di hutan, padang rumput, dan pinggiran kolam. Saat dewasa ia adalah seorang penjelajah amerika, dan pecinta alam yang  menjadi pemimpin dari Museum Sejarah Alam Amerika. Dia melakukan ekspedisi penting untuk meneliti fosil dinosaurus.

Pada 1920, Andrews melakukan ekspedisi ke Mongolia. Ia bahkan membuat mobil khusus untuk menjelajahi Gurun Gobi di Mongolia. Pada 1922, di sana ia menemukan fosil Indricotherium (sebelumnya bernama "Baluchitherium"), sejanis badak tidak bercula. Pada Bulan Juli 1923, ia menemukan telur dinosaurus. Andrews pun menjadi orang pertama yang menemukan fosil dinosaurus. Pada awalnya, Andrews mengira telur itu milik dinosaurus Ceratopsian atau Protoceratops. Namun pada 1995, ditentukan bahwa telur itu adalah milik Oviraptor.


ARTHUR LAKES (1844-1917)
Lahir di sebuah kota bernama Somerest, Inggris. Banyak hasil penelitiannya di bidang geologi dan paleontologi. Fosil-fosil yang ditemukannya di berikan dan diteliti oleh Charles Marsh. Apatosaurus, Allosaurus, dan Stegosaurus adalah beberapa hasil galian fosilnya. Dia juga memakai jasa Drinker Cope, musuh Charles Marsh, untuk meneliti temuannya. Selain pengumpul fosil ia juga berprofesi sebagai seorang guru di sebuah sekolah pertambangan, pastor, dan bekerja di Geological Survey.


Reaksi: 

Bintang:

{[['']]}

Sukai:

Bagikan:

0 komentar:

Posting Komentar

 
TOP