Loading...
Senin, 21 Juni 2010

Teknik Berburu Paus

Paus merupakan mamalia laut sekaligus karnivora laut yang terkuat yang pernah ada. Mulai dari pemangsa gesit seperti lumba-lumba dan orca/paus pembunuh hingga paus besar seperti paus biru, paus merupakan puncak rantai makanan di lautan dan tak tertandingi oleh hewan laut apapun. Setiap spesies paus memiliki cara khasnya tersendiri dalam berburu makanan.

Mencari Makan Di Dasar Laut

Paus abu-abu (Eschrichtius robustus) mencari makanan dari dasar samudra dengan cara menggaruk dasar laut, dan sering kali meninggalkan tanda yang khas di sana. Paus sepanjang 15 meter dg bobot 36 ton ini memakan crustacea. Umumnya mereka mencari pakan saat melakukan migrasi di perairan selatan saat musim panas tiba.

paus abu-abu mencari makan di dasar laut




Perangkap Jaring Gelembung
Paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) yg memiliki panjang 12-16 meter ini mempunyai teknik unik untuk memperoleh makanan. Teknik ini disebut juga bubble net feeding atau perangkap jaring gelembung. Mereka menangkap ikan-ikan kecil dengan menciptakan semacam jaring yang terbuat dari gelembung-gelembung air. Jika paus bungkuk sudah menemukan makanannya, ia berenang di bawah mangsanya, dan mulai berkeliling sambil membiarkan udara keluar, yang kemudian naik dalam bentuk gumpalan gelembung.

paus bungkuk berburu dg perangkap jaring gelembung


Gelembung ini berfungsi seperti jaring dan menjebak ikan, lalu ia naik melewati gumpalan pusat. Dari atas permukaan air, yang terlihat hanyalah lingkaran gelembung yang berdiameter 10-15 meter yang naik dari bawah ke atas. Dan ikan paus itu pun langsung memecahkan permukaan tersebut dengan mulutnya yang terbuka lebar, dan menjerat beratus-ratus kilogram ikan sekaligus. Selain ikan kecil, paus bungkuk juga memakan kril.
perangkap gelembung paus bungkuk dilihat dari atas

Raja Penyelam
Paus Sperma (Physeter macrocephalus) adalah rajanya diving, mereka mampu menyelam begitu dalamnya dan mampu tinggal di bawah permukaan air dalam waktu lama dibandingkan paus-paus lainnya. Paus Sperma dapat bertahan selama 90 menit tanpa muncul ke permukaan untuk bernafas, sehingga mereka mampu menyelam hingga kedalaman lebih dari 2.000 meter, untuk mencari makanan utamanya, cumi-cumi raksasa (genus
Architeuthis) yang panjangnya lebih dari 10 m. Terkadang paus harus bertarung terlebih dahulu untuk bisa memperoleh cumi-cumi raksasa. Apabila ia telah mendapatkannya, maka paus sperma tersebut dengan cepat akan muncul kepermukaan air dan membunuh cumi-cumi raksasa dengan perubahan tekanan yang tiba-tiba.




paus sperma memakan cumi-cumi raksasa

Paus menahan nafas saat menyelam. Oleh karena itu, paus mampu menghirup begitu banyak oksigen sebelum menyelam. Pada saat yang singkat itu, ia membuka lubang pancarannya di permukaan air untuk bernafas. Paus jarang bernafas dibandingkan dengan mamalia lainnya. Akan tetapi ia menghirup lebih dalam, dengan demikian, ia menyerap lebih banyak oksigen.



Serangan Berkelompok
Paus bahkan ada yang menyerang paus lainnya untuk dijadikan mangsanya. Walaupun paus yang sangat besar dan sudah tumbuh dewasa hampir tidak mempunyai musuh, tetapi mereka tidak jarang di serang oleh kawanan paus pembunuh (Orcinus orca) yang berada dalam kelompok besar. Oleh karena itu, paus yg sepanjang 5-8 m ini sering disebut “srigala lautan”. Biasanya, paus pembunuh berusaha menggigit sirip-sirip paus yang sedang diserang itu, kemudian baru menggigit bagian-bagian lainnya untuk melumpuhkan dan menenggelamkannya.





paus pembunuh menyerang paus bungkuk

Kelompok paus pembunuh sangat terorganisir ketika mereka sedang menyerang. Dalam satu kelompok, masing-masing paus akan menjalankan peran-peran penting yang berbeda untuk berburu makanan. Salah satu diantara, ketika menyerang paus lainnya mereka bahkan ada yang melemparkan dirinya ke kepala korbannya untuk menutup lubang pancaran paus tempat bernafas korbannya. Dan dengan cara itu paus pembunuh dapat menghentikan nafas paus yang di serang. Jika paus yang di serang itu sudah kalah total, maka kawanan paus pembunuh segera membunuhnya.




paus pembunuh menutup lubang hidung paus biru

Paus pembunuh biasanya memburu paus bungkuk dan paus minke, tetapi terkadang mereka juga menyerang paus sperma atau paus biru. Selain memangsa paus, paus pembunuh juga memangsa lumba-lumba, cumi-cumi, ikan (termasuk juga hiu seperti hiu mako, hiu putih besar, dan hiu paus), burung dan mamalia keluarga anjing laut, seperti walrus, singa laut, anjing laut, dan linsang laut. Bahkan mereka mampu mengejar dan mendapatkan buruannya sampai ke bibir pantai. Rata-rata paus pembunuh menghabiskan 227 kg daging tiap harinya.




paus pembunuh menyerang lumba-lumba

klik video paus pembunuh vs hiu putih berikut




Reaksi: 

Bintang:

{[['']]}

Sukai:

Bagikan:

2 komentar:

 
TOP