Loading...
Minggu, 14 November 2010

Awal Mula Tempat Komodo

Dari Australia 
Para saintis meyakini komodo dragon (Varanus komodoensis), berkembang dari Australia dan menyebar ke wilayah Indonesia yang kini menjadi 'rumah' mereka. Di waktu lampau, para peneliti menduga yang merupakan spesies hewan reptil terbesar di dunia,  berkembang biak di wilayah kecil yang terisolir di sebuah pulau di Indonesia. Mereka terus berkembang dan membesarkan struktur tubuh mereka sebagai respons terhadap kelemahan mereka dalam berkompetisi dengan hewan predator lain atau pemburu pada masa itu.

Setelah tiga tahun berlalu, tim ilmuwan internasional menemukan sejumlah besar fosil komodo dragon yang berasal dari wilayah timur Australia yang berumur sekira 300 ribu tahun hingga 4 juta tahun lalu.
























fosil komodo dragon yg di temukan di Gunung Etna, dekat Rockhampton di Queensland, Australia
Ketika para saintis membandingkan fosil yang ditemukan dengan tulang pada komodo dragon yang masih hidup sekarang, keduanya sangat identik. Selama 4 juta tahun, Australia telah menjadi rumah bagi reptil raksasa tersebut, termasuk juga Komodo megalenia yang berukuran lima meter dan punah sekira 40 ribu tahun lalu, pernah mendiami wilayah Australia.

Para peneliti menyebutkan, nenek moyang Komodo dragon kemungkinan besar berkembang biak di Australia dan populasinya menyebar hingga Pulau Flores di Indonesia sekitar 900 ribu tahun lalu. Hasil perbandingan antara fosil dan komodo dragons yang masih hidup di wilayah Flores memperlihatkan bahwa ukuran tubuh reptil tersebut tidak berubah alias tak berevolusi. 


Dari Afrika
Awalnya komodo diduga berasal dari Australia sebelum mereka bermigrasi ke Indonesia. Namun ditemukannya jejak-jejak komodo kuno di Afrika mulai meleburkan dugaan tadi. Binatang vertebrata Afrika yang berusia sekitar 30 juta tahun ini terkait dengan komodo yang hidup saat ini dan juga 50 jenis kadal lain dari genus Varanus. Ketika jenis kadal tersebut hidup di Afrika, benua itu masih dikelilingi lautan dan betul-betul terputus dari "daratan" yang menghubungkan dengan benua lain.

Jejak kadal Afrika ditemukan di sebuah wilayah yang dulunya merupakan danau. Temuan ini menunjukkan bahwa komodo merupakan perenang tangguh, seperti mereka saat ini. Kadal-kadal kuno itu panjangnya sekitar 1,5 m. Mereka diduga hanya berenang untuk jarak pendek. Namun, kemungkinan binatang ini biasa menyebrangi lautan tetaplah mungkin. Yang jelas upaya untuk mengungkap misteri komodo sampai ke Indonesia masih diselidiki.



Reaksi: 

Bintang:

{[['']]}

Sukai:

Bagikan:

1 komentar:

  1. ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat ayo gabung di fanspoker
    ditunggu apa lagi mari segera bergabung dengan kami ya ^^

    BalasHapus

 
TOP