Loading...
Senin, 20 Desember 2010

Hiu Aneh

Lebih dari 300 spesies hiu hidup di laut dan samudra di seluruh dunia. Mereka hidup di perairan dangkal hingga lautan dalam. Beberapa diantaranya hiu terlihat memiliki bentuk tubuh yg aneh. Berikut saya tuliskan hiu-hiu aneh tersebut.

Hiu Berjumbai (Chlamydoselachus anguineus)



Ukuran           : 2 m (betina), 1,7 m (jantan)
Makanan       : cumi-cumi, ikan
Reproduksi  : ovovivipar (vivipar aplacental)

Penyebaran  : Samudra Atlantik (utara Norwegia, utara Skotlandia, barat Irlandia, Suriname, Georgia, selatan Brazil, barat Afrika, dan dari Prancis hingga Maroko), Pasifik (Jepang, Hawaii, California, Chile, Australia, Tasmania di Astralia, dan sekitar Selandia Baru)

Hiu berjumpai yg hidup di kedalaman 50 m sampai 1.500 ini memiliki tubuh yg panjang. Tubuhnya berwarna cokelat tua dan panjang seperti belut dengan sirip punggung (sirip dorsal), sirip perut, dan sirip dubur (sirip anal) yg letaknya jauh di belakang. Sirip dadanya pendek dan bulat, sementara sirip ekor sangat panjang dan berbentuk segitiga. Nama hiu ini berasal dari penampilah celah insang yg berjumbai, dimana mereka memiliki enam pasang celah insang. Hiu berjumbai merupakan vivipar aplacental, mereka melahirkan anaknya tapi tanpa tali plasenta (aplacenta), artinya mereka berkembang biak dg cara ovovivipar. Namun tingkat repdroduksi hiu ini sangat rendah, karenanya hiu ini dinilai sebagai hiu yg terancam.

Hiu Kepala Martil (Sphyrna sp)

Ukuran           : 1-9 m (tergantung spesiesnya)
Makanan       : ikan, hiu martil muda dan hiu lain, cumi2, gurita, pari, udang
Reproduksi  : vivipar
Penyebaran  : lautan tropis di seluruh dunia

Hiu kepala martil memiliki bentuk kepala pipih yg berbentuk seperti palu atau martil. Hiu ini memiliki penglihatan yg sangat baik. Posisi matanya membuat mereka mampu memiliki pandangan hampir 360 derajat. Penciuman, pandangan, serta sensor ampullae lorenzini yg dimilikinya bahkan membuat mereka mampu menemukan ikan yg bersembunyi di dalam pasir. Hiu kepala martil merupakan salah satu hiu yg benar-benar melahirkan. Hewan ini termasuk dalam daftar merah hiu terancam punah.

Hiu Goblin (Mitsukurina owstoni)



Ukuran           : panjang: 3,3 m bobot: 160 kg
Makanan       : cumi-cumi, ikan, dan kepiting
Reproduksi  : mungkin ovovivipar
Penyebaran  : Samudra Pasifik (Australia, Selandia Baru, Jepang, Afrika Selatan), Samudra Atlantik (Portugal, Selat Mexico, French Guiana)

Sama seperti hiu berjumbai, hiu goblin juga hiu yg hidup di laut dalam, hidup di kedalaman 200 m bahkan hingga 1.000 m. Hiu goblin dapat dikenali dari ciri khas bentuk kepalanya yg aneh. Beberapa ciri khas lainnya adalah tubuhnya yg kebanyakkan berwarna pink dan rahangnya yg menyembul. Pertama kali hiu ini ditemukan di Jepang, sehingga nama ilmiahnya pun agak ke-Jepangan. Belum diketahui pasti bagaimana mereka bereproduksi, tetapi karena hiu goblin termasuk ordo Lamniformes, sehingga mereka diperkirakan ovovivipar.

Hiu Buaya (Pseudocarcharias kamoharai)



Ukuran           : 74-110 cm (jantan), 89-102 cm (betina)
Makanan       : ikan, cumi-cumi, udang
Reproduksi  : ovovivipar
Penyebaran  : seluruh lautan tropis di dunia

Hiu buaya hidup dari permukaan hingga kedalam 590 m. Hiu ini memiliki mata yg besar dg retina berwarna hijau atau kuning. Mata besar itu menunjukan bahawa mereka merupakan pembur malam hari. Hiu buaya memiliki hati berminyak yg cukup besar sehingga memungkian mempertahankan posisi mereka di dalam air.

Hiu Hantu (Callorhinchus milii)

Ukuran           : 60-120 cm
Makanan       : cumi-cumi dan ikan
Reproduksi  : ovipar
Penyebaran  : Samudra Pasifik (selatan Australia dan Selandia Baru)

Hiu hantu yg berwarna putih silver ini hidup di laut dg kedalaman 200 m sampai 500 m. Hiu hantu memiliki mulut di belakang moncong panjang dan memiliki mata hiujau besar di kepalanya. Hiu hantu memiliki bukaan insang tunggal di depan sirip dadanya. Sirip pnggung pertamanya lebih tinggi dibandingkan sirip punggng ke-2nya dan sirip duburnya lebih tinggi dibandingkan sirip ekornya. Kulit hiu hantu halus dan cenderung tidak memiliki derman denticles yg sangat umum dijumpai kebanyakkan hiu. Hiu hantu juga memiliki duri bercun di depan sirip punggung pertamanya. Duri yg mematikan ini di gunakan sebagai pertahanan diri, sama seperti duri yg terdapat pada pari kelompok stingrays. Mereka melakukan migrasi selama musim kawin saat musim semi dan musim panas ke perairan pantai yg dangkal, bahkan dilaporkan migrasi sampai ke muara. Hiu ini dikenal juga dengan nama hiu hantu Astralia, hiu Makorepe, dan hiu gajah.

Hiu Gergaji (Famili Pristiophoridae)

Ukuran           : 170 cm
Makanan       : ikan, udang, cumi-cumi
Reproduksi  : ovovivipar
Penyebaran  : Laut Karibia, Samudra Atlantik (Afrika Selatan), Samudra Pasifik (Australia dan Jepang)

Hiu gergaji hidup di laut dalam (40 m samapi 915 m). Hiu ini memiliki moncong panjang dan tajam seperi gergaji dan memiliki 2 helai sungut di moncongnya seperti ikan lele. Moncong ini digunakan untuk memotong dan melumpuhkan magsanya. Sementara sungutnya berfungsi sebagai pendeteksi mangsa, sama dengan fungsi ampullae lorenzini yg dimilikinya. Hiu gergaji tidak memiliki sirip dubur. Hiu gergaji diketahui memiliki 7 spesies berbeda dari dua genus. Hiu gergaji bukanlah ikan gergaji meski tampilan mereka mirip. Ikan gergaji memiliki ukuran yg lebih besar, celah insang di bawah tubuh mereka, dan tidak memiliki sungut.

Hiu Kepala Banteng Berjambul (Heterodontus galeatus)

Ukuran           : 1,2-1,5 m
Makanan       : plankton, udang, kepiting, ikan kecil, telur hiu port jackson
Reproduksi  : ovipar
Penyebaran  : Lautan Australia bagian timur

Hiu kepala banteng berjambul memiliki kepala pendek dan lebar, dengan moncong seperti babi. Matanya berada di tempat tinggi di kepalanya. Dermal denticlesnya relatif besar dan lebih kasar, terutama terlihat di sekitar perutnya. Telur-telur hiu kepala banteng biasanya menempel di rumput laut atau spons.

Hiu Dogfish Bermoncong Burung (Deania calcea)

Ukuran           : 80 cm (jantan), 90 cm (betina)
Makanan       : udang dan ikan
Reproduksi  :ovovivipar

Penyebaran  : Samudra Atlantik, Samudra Pasifik, Samudra Hindia

Hiu dogfish bermoncong burung memiliki moncong sempit panjang, dan tidak memiliki sirip dubur. Hiu ini hidup di kedalaman 73 m sampai 1450 m. Hiu ini sering ditangkap untuk diambil minyak hati dan dagingnya.

Hiu Dogfish Berduri (Oxynotus bruniensis)


Ukuran           : 75-91 cm
Makanan       : invertebrata laut kecil dan ikan kecil
Reproduksi  : ovovivipar
Penyebaran  : Laut selatan Australia dan Tasmania

Hiu dogfish berduri ini memiliki tubuh padat berwarna cokelat hingga abu-abu dengan bentuk sirip punggung besar yg begitu mencolok. Pada kedua sirip punggungnya terdapat duri menempel. Hiu dogfish berduri juga tidak memiliki sirip dubur. Hiu ini hidup di kedalaman laut antara 350-650 m.

Hiu Bidadari/Hiu Malaikat (
Squatina sp)
Ukuran           : 1,5-2 m
Makanan       : ikan, cumi-cumi, udang
Reproduksi  : ovovivipar

Penyebaran  : lautan beriklim sedang dan tropis 

Hiu bidadari ini memiliki bentuk tubuh pipih dg sirip dada yg besar dan menyerupai seekor pari. Namun dapat dibedakan dg pari, karena hiu bidadari ini memiliki kepala dan sirip dada yg tidak saling menyatu seperti pari. Meskipun bagian depan tubuh hiu bidadari besar dan pipih, bagian belakang tetap memiliki penampilan otot yang lebih khas dari hiu lainnya. Mata dan spirakel berada di atas, sementara lima buah celah insang terdapat di bawah. Hiu ini juga tidak memiliki sirip dubur. Diketahui sudah ada 16 spesies berbeda. Sebagian besar spesies mendiami laut tropis dangkal, tetapi satu spesies penghuni air yang lebih dalam, mencapai 1.300 meter. Hiu ini dapat menyerang para penyelam jika merasa terancam.

Hiu Wobbegong Tutul (
Orectolobus maculatus)

Ukuran           :  1,5-3 m
Makanan       : kepiting, udang, ikan kecil
Reproduksi  : ovovivipar

Penyebaran  : Samudra Pasifik barat dan Samudra Hindia timur (Australia, Indonesia, Jepang)

Kata "wobbegong" diyakini berasal dari bahasa Aborigin Australia, yang berarti "janggut berantakan". Hiu ini pandai menyamar karena warna tubuhnya dapat berbaur dg bebatuan karang. Hiu wobbegongs tutul adalah hewan dasar laut dan mereka menghabiskan banyak waktu mereka beristirahat di dasar  laut.  Meskipun hiu wobbegongs tidak makan manusia, manusia sering makan hiu wobbegongs. Hiu ini terancam punah.




Reaksi: 

Bintang:

{[['']]}

Sukai:

Bagikan:

2 komentar:

 
TOP