Loading...
Jumat, 04 Maret 2011

Mengapa Ikan Tidak Tenggelam?

Saat berenang, tubuh ikan yang ramping memiliki berat jenis lebih besar daripada air disekitarnya. Meski begitu, saat mengapung, perbedaan berat jenis antara keduanya adalah nol. Artinya, gaya yang ditimbulkan air untuk melawan ikan sehingga menjadikannya tenggelam sebanding dengan gaya dalam tubuh ikan yang memungkinkan dirinya mengapung. Itu berarti, ikan tidak perlu bersusah payah berenang demi mempertahankan dirinya supaya bisa mengapung atau tenggelam.

Berat jenis merupakan bagaimana berat suatu objek untuk ukurannya. Sesuatu yang lebi padat dari air akan tenggelam. Sesuatu yang lebih ringan dari air akan mengapung. Dalam hal ini, ikan dapat mengatur berat tubuhnya sehingga mereka tidak tenggelam.

Semua ikan, kecuali ikan bertulang rawan, memiliki swim bladder/gas bladder atau kantung renang/kantung udara. Kantung renang ini mampu menampung sejumlah gas. Ikan mampu mengubah sejmlah gas dalam kantung renang sehingga berat jenis ikan sama dengan air di sekelilingnya.
Saat ikan bernafas, air masuk ke dalam mulut dan keluar melewati insang. Di sini, oksigen dilarutkan dalam air, diekstrasi dan dibawa hemoglobin melalui aliran darah. Hemoglobin melepaskan sebagian gas oksigen tadi kedalam kantung renang.

Jika ada banyak gas dalam kantung renang, ikan berarti lebih ringan daripada jika hanya ada sedikit gas. Ikan tidak tenggelam meskipun selalu bergerak karena kantung renang mereka bekerja sepanjang waktu.

Tekanan di dalam air akan meningkat seiring bertambahnya kedalaman. Sehingga ikan-ikan laut dalam seperti anglerfish, oarfish, dan dragonfish butuh gaya apung lebih dari gas-gas kantung renang mereka supaya tidak tenggelam.

Mengapa Ikan Mengambang Di Air Saat Mati?
Meski ikan mati, oksigen tetap berada di dalam kantung renang. Juga ada gas-gas tambahan yang dilepaskan selama proses dekomposisi. Selama proses dekomposisi, gas-gas akan mengisi rongga tubuh ikan.

Akibatnya, perut ikan yang mati akan terlihat seperti balon terisi udara dan ikan pun akan mengambang ke permukaan. Beban atau massa ikan berasal dari tulang dan otot pada bagian belakang. Itu sebabnya posisi ikan saat mati mengambang di air cenderung perutnya menghadap ke atas.

Ikan-ikan yang mati tidak selalu langsung mengambang ke permukaan air. Mereka bisa saja tinggal sebentar di dasar air, baru nanti akan mengapung ke permukaan setelah gas-gas hasil proses dekomposisi terbentuk.



Reaksi: 

Bintang:

{[['']]}

Sukai:

Bagikan:

4 komentar:

  1. owh jd seperti itu ya....

    BalasHapus
  2. pantesan ikan kalau mati suka ngambang terbalik....

    BalasHapus
  3. Hmmmm
    ya...yaaaa....

    BalasHapus

 
TOP